Posts Tagged ‘komputasi’

Bila Komputasi dan Fenomena Nonlinear Berpadu

Berdasarkan riset dan hitung-hitungan yang sudah dilakukannya, Irwan Ary Dharmawan, fisikawan dari Universitas Padjadjaran Bandung, menyarankan sel-sel bakar (fuel cell) menggunakan media berporositas rendah sebagai anoda ataupun katodanya. “Peningkatan polarisasi gasnya jauh lebih tinggi dengan media ini daripada yang porositasnya tinggi,” katanya.

Irwan keluar dengan kesimpulan itu setelah melakukan simulasi difusi beberapa macam gas sekaligus dalam geometri yang kompleks. Sayang, output berupa saran itu diberikannya kepada para ahli teknik kimia yang sedang bereksperimen dengan fuel cell di negara tetangga, Singapura.

Irwan mengungkapkan pengalaman penelitiannya itu dalam Konferensi Komputasi dan Fenomena Nonlinear yang digelar Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) kemarin. Untuk pertama kalinya, konferensi itu menggabungkan pertemuan tahunan “Workshop on Computational Sciences” dan “Workshop on Nonlinear Phenomena” yang masing-masing diselenggarakan sejak 2004 dan 2006. Read More…

 

Manfaat Komputasi di dalam Pencarian Obat

Ikhtiar pencarian obat (drug discovery) terdiri dari 2 tahap, yaitu: (1) menyediakan calon obat untuk diuji aktivitasnya; (2) menguji aktivitas calon obat itu. Kedua tahap ini, hingga kini, telah mengalami berbagai perkembangan.

Dahulu, calon obat dicari pada sumber-sumber hayati yang lazim, yaitu tumbuhan dan hewan. Belakangan, calon obat dicari pula pada sumber-sumber hayati lainnya, yaitu mikroorganisme (terutama fungi) dan biota laut (terutama spons). Dahulu, calon obat disediakan dalam bentuk ramuan bahan-bahan dari tumbuhan atau hewan. Kemudian, orang menemukan cara untuk mencuplik (mengisolasi) kandungan aktif dari campuran itu, yaitu suatu senyawa organik, sehingga senyawa itu sajalah yang diuji aktivitasnya. Senyawa bioaktif inilah yang sebenarnya dinamakan obat (drug). Lebih lanjut, orang mampu menyintesis senyawa itu atau senyawa lainnya yang strukturnya mirip dengan senyawa itu (analognya), atau mengubah (memodifikasi) senyawa itu dengan teknik-teknik Sintesis Organik, sehingga produk sintesis itulah yang diuji aktivitasnya sebagai calon obat.

Pada awalnya, calon obat diuji langsung terhadap manusia. Namun, setelah orang menyadari resiko yang dapat ditimbulkan oleh calon obat, maka calon obat itu diuji lebih dulu secara in-vitro (terhadap enzim, sel, atau mikroorganisme pada alat gelas) atau in-vivo (terhadap rodensia, lalu mammalia), sebelum terhadap manusia. Read More…

 

John Von Neumann Arsitek Bom Nuklir dan Komputer Modern

Jika berbicara siapakah tokoh yang paling berpengaruh terhadap perkembangan ilmu komputer dan komputasi modern, John Von Neumann-lah orangnya. John Von Neumann adalah salah satu ahli matematika terbesar abad ini. Beliaulah yang pertama kali menggagas konsep sebuah sistem yang menerima instruksi-instruksi dan menyimpannya dalam sebuah memori. Konsep inilah yang menjadi dasar arsitektur komputer hingga saat ini. Beliau juga salah seorang ilmuwan yang sangat berpengaruh dalam pembuatan bom atom di Los Alamos pada Perang Dunia II lalu.

Kepiawaian Von Neumann terletak pada bidang teori game yang melahirkan konsep seluler automata, teknologi bom atom, dan komputasi modern yang melahirkan komputer. Kegeniusannya dalam matematika telah terlihat semenjak kecil dengan mampu melakukan pembagian bilangan delapan digit (angka) di dalam kepalanya.

Von Neumann dilahirkan di Budapest, ibu kota Hungaria, pada 28 Desember 1903 dengan nama Neumann Janos. Dia adalah anak pertama dari pasangan Neumann Miksa dan Kann Margit. Di sana, nama keluarga diletakkan di depan nama asli. Sehingga dalam bahasa Inggris, nama orang tuanya menjadi Max Neumann dan Margaret Kann. Max Neumann memperoleh gelar dan namanya berubah menjadi Von Neumann. Max Neumann adalah seorang Yahudi Hungaria yang bergelar doktor dalam ilmu hukum. Dia juga seorang pengacara untuk sebuah bank. Pada tahun 1903, Budapest terkenal sebagai tempat lahirnya para manusia genius dari bidang sains, penulis, seniman dan musisi. Read More…

 

Komputasi Modern

Sejarah Singkat Komputasi Modern

Komputasi Modern pertama kali digagasi oleh John Von Neumann. Beliau di lahirkan di Budapest, ibukota Hungaria pada 28 Desember 1903 dengan nama Neumann Janos. Karya – karya yang dihasilkan adalah karya dalam bidang matematika, teori kuantum, game theory, fisika nuklir, dan ilmu komputer. Beliau juga merupakan salah seorang ilmuwan yang sangat berpengaruh dalam pembuatan bom atom di Los Alamos pada Perang Dunia II lalu. Kepiawaian John Von Neumann teletak pada bidang teori game yang melahirkan konsep automata, teknologi bom atom dan komputasi modern yang kemudian melahirkan komputer.

Pengertian Komputasi Modern

Secara umum, iIlmu komputasi adalah bidang ilmu yang mempunyai perhatian pada penyusunan model matematika teknik penyelesaian numerik serta penggunaan komputer untuk menganalisis dan memecahkan masalah-masalah ilmu (sains). Dalam penggunaan praktis, biasanya berupa penerapan simulasi komputer atau berbagai bentuk komputasi lainnya untuk menyelesaikan masalah-masalah dalam berbagai bidang keilmuan, tetapi dalam perkembangannya digunakan juga untuk menemukan prinsip-prinsip baru yang mendasar dalam ilmu. Read More…